Blood: The Last Vampire
"Where evil grows, she preys."
Sutradara: Chris Nahon
Sinopsis
On the surface, Saya is a stunning 16-year-old, but that youthful exterior hides the tormented soul of a 400-year-old "halfling". Born to a human father and a vampire mother, she has for centuries been a loner obsessed with using her samurai skills to rid the world of vampires, all the while knowing that she herself can survive only on blood like those she hunts.
Pemeran
Film Terbaru
Film Berkaitan
Segera Tayang
Ulasan Penonton
Blood: The Last Vampire punya premis menarik sebagai film aksi dan petualangan, tapi eksekusinya masih bisa lebih baik. Ada beberapa momen yang saya nikmati meski kurang konsisten.
Film ini menghadirkan konsep aksi dan petualangan yang unik. Blood: The Last Vampire mungkin bukan yang terbaik di genre-nya, tapi masih ada hal yang bisa diapresiasi.
Masih bisa menikmati Blood: The Last Vampire sebagai hiburan ringan. Meski ratingnya biasa, film ini punya momen-momen yang cukup entertaining.
Blood: The Last Vampire (2009) tidak buruk untuk ditonton sekali. Ada usaha dalam pengembangan ceritanya meski hasilnya belum maksimal.
Sebagai film aksi dan petualangan, Blood: The Last Vampire masih bisa menghibur. Beberapa elemen produksinya lumayan, tapi ceritanya perlu lebih dikembangkan.